SMS Penipuan: Penipuan Melalui SMS atau Telepon

Posting ini akan saya jadikan untuk menampung segala bentuk SMS Penipuan, dengan asumsi kalau kita mengetahui bentuk-bentuk SMS Penipuan dengan lebih beragam, maka kita akan lebih waspada dan cepat tanggap dalam menyikapi sms tersebut.
Posting ini sifatnya akan terus saya update setiap saya menemukan bentuk baru tentang SMS Penipuan atau bentuk-bentuk penipuan melalui sms.
Bagi rekan-rekan yang ingin sharing pengalaman tentang bentuk SMS Penipuan dapat menuliskan pada kolom comment, yang nantinya akan saya update di Posting, dengan tetap menampilkan sumber penulis, dengan format:


=====
SMS PENIPUAN DARI NOMOR:
... ... ... ... ...
... ... ... ... ...
=====

Ingat, semakin banyak bentuk SMS Penipuan yang kita ketahui, maka kita akan semakin tanggap dalam menyikapi SMS Penipuan tersebut, dan yang lebih penting, berniatlah untuk ibadah guna menolong orang lain agar tidak termakan modus-modus SMS Penipuan.

Bentuk SMS PENIPUAN, yang saya terima:


=====
SMS PENIPUAN DARI NOMOR:
08991567919

Selmt!anda
men_dpt
GRAND PRIZE
1 unit motor Kawasaki Ninja
dr PT.TELKOMSEL poin di
bulan oktober
U/info Hubungi:
0016281337095308

Pengirim:
Telkomsel
=====


=====
SMS PENIPUAN DARI NOMOR:
TELK@MSEL

(TEKOMSEL)Pelanggan Yth;
Nomor Sim-card
Anda men-dptkn
HADIAH EXPRESI
dr. PT.TELKOMSEL
poin, tahun 2007
Untuk/Konfirmasi
Hub;pusat layanan
T-sel,OPERATOR Call
0016285255049999
=====
)* Hati Hati jangan terkecoh dengan Pengirim 'TELK@MSEL' dan Nomor Operator Call '00162' karena nomor tersebut sebenarnya sama saja, silahkan coba hubungi nomor anda dengan awal ditambah '00162'.


Bentuk SMS PENIPUAN, dari teman teman:

=====
SMS PENIPUAN DARI NOMOR:
... ... ...
... ... ...
=====



Cara Mengatasi/Menyikapi SMS PENIPUAN
Ada banyak cara dalam Mengatasi SMS Penipuan, antara lainadalaha sebagai berikut:
1. Jangan mudah percaya pada sms atau telepon yang menginformasikan memenangkan undian kepada anda. Kalau Anda memang benar mendapatkan hadiah, pihak penyelenggara akan memberikan informasi tertulis melalui surat resmi.

2. Konfirmasikan setiap informasi mengenai hadiah tersebut ke operator bersangkutan melalui layanan pelanggan yang tersedia, seperti 111, 116, 817. Jika perlu datangi kantor perwakilan operator bersangkutan. (lihat cara SMS Pengaduan dibawah)

3. Jangan menelepon ke call centre seperti yang diinformasikan melalui telepon atau SMS Penipuan, apalagi jika call centre dimaksud menggunakan telepon rumah atau telepon seluler. Call centre operator menggunakan nomor singkat, terdiri dari tiga atau empat angka.

4. Jika mendapat SMS Penipuan atau Telepon Penipuan mengenai musibah dan dirawat di rumah sakit jangan langsung percaya. Telepon ke keluarga di rumah. Bila tidak bisa dihubungi, tolong hubungi tetangga Anda untuk memastikan kondisi keluarga di rumah.

Kasus ini pernah terjadi pada teman saya, sebelumnya pelaku mengubungi keluarganya (yang akan diinfokan mengalamai kecelakaan), menyuruh untuk mematikan HP dengan suatu alasan, pada waktu yang dimaksudkan, sehingga teman saya tidak bisa mengkonfirmasi berita ke keluarga yang dimaksud. Kasus ini biasanya terjadi pada suami dan istri yang berjauhan, misalnya si suami sedang bekerja di kota lain yang jauh yang tidak mungkin dengan cepat bisa pulang kerumah untuk memastikan kebenaran.

Isi pembicaraan telponnya kurang lebih:
"Kami dari pihak managemen RS 'XXX', Si 'A' istri anda mengalami 'kecelakaan' dan sekarang sedang dirawat di UGD RS 'XXX'. Pihak Rumah Sakit akan menindaklanjut perawatan apabila ada jaminan pembayaran dari keluarga. Jaminan dapat secepatnya anda kirim ke rekining 'XXX XXX XXX' senilai Rp.1.000.000,00- dan akan segera kami urus secepatnya. Mohon segera dikirim agar istri anda dapat segera ditangani Tim Dokter UGD, karena kalau tidak dapat berakibat fatal."
Bagaimana apabila anda mengalami hal diatas...?, dan ketika anda menghubungi istri anda tidak mendapat jawaban, sedangkan anda berada di kota lain yang jauh dari istri anda...?, dan tidak ada keluarga lain yang bisa anda hubungi, mungkin langkah anda satu-satunya "demi menyelamatkan istri", anda akan mentransfer uang ke rekening tersebut...?

Kalau hal ini terjadi pada anda, jangan panik dan kawatir, karena sebenarnya Dokter UGD memiliki Kode Etik untuk penyelamatan jiwa terlebih dulu dan mereka tidak mengandalkan Uang Jaminan dalam bekerja. Kemudian hubungi istri anda di hari berikutnya (biasanya 'istri' anda disuruh matiin hp selama satu hari).



5. Jangan lakukan pembayaran atau transfer untuk biaya rumah sakit atau operasi seperti yang diminta penelepon atau SMS. Karena hal seperti ini tak lazim. Pembayaran biaya rumah sakit, termasuk biaya operasi, dilakukan di rumah sakit, baik tunai maupun nontunai.

6. Bila ada mama atau papa minta pulsa, dengan alasan apapun, abaikan saja. Kalau benar dari orang tua, biasanya sms akan dimulai dengan nama atau nama panggilan baru pesan.

Model ini sering terjadi pada akhir2 ini, biasanya isinya kurang lebih:
=====
Ini mama/papa,
pulsa mama/papa habis,
ini nomor Hp teman mama/papa,
tolong isi'in pulsa ke nomor hp 081xxxxxxxxx
nanti sampai rumah mama/papa ganti
=====

atau:

=====
Papa, ini mama.
Ini nomor hp teman mama,
pulsa mama habis.
Tadi mama pinjam hp teman habis pulsa 50.000,
tolong beliin pulsa untuk ganti'in ya,
dompet mama ketinggalan.
=====


Bentuk penipuan lainnya (dari media)
Pasca lebaran biasanya marak penipuan dengan modus modus penawaran pembelian mobil, hand phone, dan laptop. Dalam aksinya pelaku mengaku sebagai anggota jajaran Kepolisian, dan TNI, yang mengaku baru saja memperoleh barang sitaan hasil kejahatan dan melelang dengan harga jauh lebih murah dari harga jual di pasaran.

Mengapa pasca lebaran?
Karena pada saat Pasca Lebaran banyak masyarakat yang memiliki uang lebih dari hasil THR ataupun sumber keuangan lainnya, dan ini peluang yang positip untuk melakukan SMS Penipuan. Orang yang memiliki uang lebih di dompet, cenderung mudah untuk dibohongi karena keinginan belanjanya lebih besar dari pada orang yang tidak punya uang.


Beberapa contoh kasus yang pernah terjadi seperti pada halaman media

Dari antaranews.com
Amrin Suling (45), warga Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis, mengatakan pelaku mengirim pesan dengan tulisan: "....Ini mobilnya..!! 1 unit mobil Grand Livina 15-SV`thn.08/unit65.jt. Honda City15.V-TECH`thn07/unit60.jt. Mobil Honda CRV`thn07/unit65jt. Toyota Avanza`thn07/unit.55jt. Keadaan mobil 95%".

"Selain itu, melalui nomor telepon 081289108175 mereka juga menawarkan 24 unit laptop bermerek TOSHIBA COSMIO yang harga normalnya mencapai Rp11 juta per unit, dia menawarkan harga Rp2,8 juta per unit. Hand phone merek BlackBerry Javelin, dijual seharga Rp1,5 juta per unit," katanya.

Mengetahui tawaran yang cukup menggiurkan, Amrin menghubungi nomor pelaku. "Mereka menyebutkan sejumlah nama yang kira-kira saya kenal untuk menjebak. Kebetulan salah satu nama ada yang saya kenal sebagai pimpinan TNI di Bekasi sehingga saya sempat percaya," katanya.

Saat ingin melihat barang tersebut, kata dia, pelaku meminta uang muka Rp500 ribu, dengan alasan stok barang sedikit, sementara barang bisa diambil besok di Mapolrestro Bekasi.
Bagaimana anda mengatasi SMS Penipuan diatas?
Jangan kuatir, Pihak Kepolisian telah memastikan bahwa Barang sitaan tidak boleh dijual, karena itu dilarang dan melanggar hukum.


Kesimpulannya, setelah anda membaca ini dan anda tetap ingin membeli barang tersebut maka anda melanggar hukum, sehingga kalau anda tertipu itu kesalahan anda sendiri dan anda layak untuk tertipu karena niat anda yang jelek.



Dari Gatra.com
saya mendapat pengalaman baru mengenai bentuk penipuan lainnya yang lebih sempurna modelnya. Pelaku Penipuan dengan SMS mampu membuat logo pengirim operator selular. Sehingga apabila anda mendapat SMS Penipuan model ini, anda akan mendapati Nomor Pengirimnya "INDOSAT", atau "INDOSATi". Saya sendiri pernah mendapat SMS Penipuan dari Nomor Pengirim "TELK@MSEL".
Pada waktu saya mendapat SMS Penipuan tersebut, saya langsung heran dan salut. Hebat benar orang-orang Indonesia ini, Penipu pun memiliki teknologi yang bagus untuk menipu.
Kalau Nomor Pengirimnya berupa 'Angka' mungkin kita langsung tau, ini SMS Penipuan. Nah kalau Nomornya 'TELK@MSEL' bagaimana anda menyikapi SMS Penipuan bentuk ini???

Sekarang ini sudah banyak beredar software yang mampu memunculkan nama pengirim atau nomor khas suatu operator seluler, sehingga pada SMS atau Nomor Panggilan yang diterima bisa muncul misalnya, tulisan "INDOSAT", "INDOSATi" atau nomor khas IM3; dan atau TELK@MSEL.


Solusinya:
Yakinlah bahwa operator tidak mungkin mengumumkan Pemenang Hadiah melalui SMS ataupun Telepon. Minimal operator akan mengumumkan di Media Surat Kabar dan secara Pribadi Operator akan menyurati anda. Ini berlaku pula untuk pengumuman undian-undian lainnya (ada peraturan tentang pengumuman pemenang hadiah, karena ada notaris pengesahnya secara formal).


Dari poskota.co.id
Telkomsel saat ini telah membuka layanan pengaduan SMS Penipuan yang selanjutnya akan langsung diteruskan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjut. Untuk pelanggan Telkomsel bisa langsung SMS ke nomor layanan 1166 dengan Format SMS Pengaduan sebagai berikut:
Ketik dan Kirim ke 1166:

Contoh:
Penipuan#081xxxxxxxxx#beliin dulu mama pulsa simpati 50 rb di nomor baru mama ini nomornya 081241646836 cepat ya slnya mama ada masih pntng, nanti mama ganti uangnya sktgn mama tunggu ya.

Keterangan:
Layanan ini hanya diperuntukkan bagi pelanggan Telkomsel dan Gratis

Hasil kerjasama Polri dengan Telkomsel ini telah saat ini telah berhasil menangkap 15 pelaku penipuan yang melalui operator telkomsel. Untuk itu apabila anda mendapat SMS Penipuan segera SMS'kan ke Layanan Pengaduan Penipuan Telkomsel 1166. Kemudian segera comment untuk sharing pengalaman penipuan yang baru saja anda alami, agar bisa menjadi pengalaman bagi orang lain.



Semoga Indonesia bersih dari para Penipu dan Koruptor, loh kok "dan" Koruptor??? emangnya penipu dengan koruptor berbeda ya...???


2 comments:

  1. Terimakasih informasinya. Membantu kami bisa lebih waspada.
    Masih banyaknya penipuan seperti ini menunjukkan masih ada yang (bisa) dijadikan korban.
    Semoga semua kita bisa lebih waspada dan blog ini telah membantu kita lebih waspada

    ReplyDelete