Rambu dan Mur Jembatan Suramadu Dipreteli

Dari pantauan tempo, rambu-rambu yang hilang di antaranya rambu pengatur kecepatan 40 km/jam di bentang tengah yang kemarin masih ada saat ini sudah lenyap dan tinggal besi penyangganya. Tak hanya itu, beberapa baut hampir di sepanjang jembatan mulai dari causeway (jembatan pendekat) sisi Surabaya maupun sisi Madura dan bentang tengah (Sain Span) juga terlihat kosong alias tinggal bautnya saja, sedangkan batunya hilang entah kemana.

suramadu Mur-mur yang hilang ini tak hanya di pagar, melainkan juga di kotak-kotak tempat kabel listrik yang ada di sepanjang jalur sepeda motor. Untuk perbaikan, beberapa petugas dari pihak pengelola jembatan yaitu PT Jasa Marga, hari ini (16/6) terlihat kembali memasang baut-baut serta rambu-rambu yang hilang.

Tak hanya hilang, beberapa bagian jembatan juga mulai tampak dicorat-coret oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab. Coretan umumnya dilakukan dengan spidol, bolpoin, bahkan ada juga coretan dengan menggunakan benda tajam sehingga bekas sayatan di bagian jembatan sangat kelihatan. Beberapa coretan di antaranya bertuliskan "Love 2009", "Aku Datang", "Andrian 06/09", serta puluhan coretan lainnya tampak di beton yang ada di bentang tengah.

Hilangnya beberapa bagian jembatan ini setidaknya dibenarkan oleh Kepala Balai Besar Jalan Nasional V Ahmad Ghofar Ismail. "Kami dapat informasi, setidaknya ada 42 rambu-rambu hilang, beberapa baut tapi jumlahnya tak banyak, juga hilang," kata Ismail ketika ditemui di Kantor PT Jasa Marga cabang Surabaya.

Menurut dia, pihaknya juga membenarkan adanya beberapa penyeberang suramadu yang sengaja membawa pisau. "Pisau itu tidak untuk apa-apa, tapi sengaja untuk membuat goresan," tutur Ismail.

Menanggapi banyaknya tangan jahil yang ada di Suramadu, Direktur Utama PT Jasa Marga Frans S Sunito berjanji akan lebih memperketat pengamanan Suramadu. "Kami akan menambah jumlah keamanan tak hanya di gerbang jembatan tapi juga di tengah jembatan," kata Frans.

Sumber: tempointeraktif.com

No comments:

Post a Comment