Benar atau Enggak tentang Pernyataan yang mengatasnamakan Noordin M Top

Beberapa pernyataan mengatasnamakan Noordin M Top yang menyebut dirinya sebagai 'Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia Abu Mu'awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah' beredar di internet.
yang asli di: http://mediaislam-bushro.blogspot.com
Pertama kali saya melihat, Hari Rabu tanggal 29 Juli 2009 Pagi jam 9.30 WIBB, masi sekitar 10 komentar (dan pada saat saya menulis artikel ini sudah mencapai 927 komentar) dan Pada kolom pengikut/followers masih kosong (Sekarang sudah 60 Pengikut).
Pada pagi itu saya sempat masuk dalam pengikut (followers) yang pertama, akan tetapi karena saya ragu, maka saya "delete" kembali follower blog saya. Dalam benak saya, apabila ini memang blog "dia" dan saya pengikut "satu2nya" (masih awal), ntar dari pada kena masalah..., enggak usah aja laaa.

Sampai saat ini, saya masih merasa ada banyak keganjilan pada Blog ini, tetapi saya tidak tahu pasti dimana letaknya, sehingga sampai pada waktu itu saya tetap tidak yakin bahwa itu Blog si Noordin M Top atau bukan.
Saya cenderung lebih percaya bahwa penulis blog ini hanya ingin bermain kreatif, dengan memanfaatkan suasana saat ini. Pembuat blog ini ingin menguji, "seandainya saya membuat blog seperti ini kira2 ramai enggak ya..."

Akan tetapi sayang, sang pembuat blog lupa, dia telah bermain main dengan aparat...,

Tidak ada bukti yang bisa membuktikan ini blog "dia", sebaliknya pertanyaan keraguan saya adalah sebagai berikut:

Kenapa "dia" mengumumkan lewat blog???
Pernyataan, dalam hal ini secara umum berfungsi sebagai pengumuman, dan bersifat sebagai pengakuan diri. Intinya pernyataan ini bertujuan untuk mengumumkan dan menyatakan bahwa "dia" telah "sukses" dan ingin menunjukkan suatu "kebanggaan" sekaligus peringatan kepada "lawan" "dia".
Kesimpulan ini mengingat bahwa dalam banyak hal kasus pemboman, "tim pelaku" selalu mengklaim bahwa "boom" itu merupakan "kesuksesannya", Karena bukan dengan tanpa tujuan "dia" melakukan pemboman, sehingga kalau tidak umumkan maka tujuannya akan susah untuk diketahui orang lain.

Mengapa "dia" membuat pernyataan lewat blog???, terus terang, kalo om'google mau membantu, tidak susah untuk melacak dimana posisi dan kapan dia mendaftar blog ini, dan yang pasti dengan account gmail'nya.
Bentar lagi pasti ketangkap, apalagi kalau dia membuatnya melalui internet kantor, atau rumahan, pake speedy atau modem eksternal gsm maupun cdma). Lihat saja, IP Address Komputer atau Internet pasti diketahui, trus dapat dilihat jaringan internet terdaftar atas nama siapa, dan posisi dimana, dan kapan dibuatnya...
Sebagai perbandingan, melakukan penyebaran teror boom dengan menggunakan SMS saja dapat dengan mudah ditangkap, apalagi blog sperti ini.
Jadi terbersit..., kasian si pemilik rental internet, dia jadi bermasalah dengan aparat, seandainya pelaku membuatnya lewat rental net.

Intinya pernyataan lewat Blog lebih beresiko (tertangkap), dan tidak dapat diketahui dengan lebih cepat oleh yang "dia" tuju (apabila dinyatakan di'blog).

Kalo enggak percaya, tunggu saja, sebentar lagi pasti akan ada penggeledahan dan penangkapan serta penyitaan
barang bukti berupa "komputer" dari yang membuat blog pernyataan ini.
Selain dari pada itu, secara nyata bukti otentik'asi bahwa pernyataan tersebut asli dari "dia" juga sangat tipis


Sebagai perbandingan, pernyataan yang "murah meriah dan aman" serta terjamin otentikasinya adalah:

a. Meninggalkan pesan di "kamar 1808", bahwa itu ulah'nya', mengingat sifat pengakuan pernyataan ini bersifat lebih cepat diketahui lebih baik.

b. (Mungkin waktu itu "dia" lupa) solusi selanjutnya "dia" bisa melkukan pernyataan dengan mengirim surat resmi yang ditujukan ke pada, misalnya Hotel yang di "boom", intinya bahwa "dia" pelakunya dengan tujuan... (bla... bla... bla... ).

c. Membuat pengumuman melalui website resmi "tim" yang terjamin keamanannya (kan dana proses pengeboman tu gedhe, masa ga ada anggaran untuk "web"), kalo "dia" berani, pasti bakal tenar se antero dunia. Implikasinya, tujuan "pekerjaan" "dia" bakal diketahui secara internasional.



Hemm..., akhirnya pagi ini saya membaca vivanews.com, dan menemukan jawaban yang lebih rasional, isinya:
======
Mantan petinggi Jamaah Islamiyah (JI) menilai, Noordin terlalu cerdas untuk menulis itu.
Intinya dia menyatakan bahwa "ini" bukan blog si "dia" karena:
a. Kesalahan Penulisan pada ejaan nama Noordin ditulisnya Nur Din (Kalimat: Abu Muawwidz "Nur Din" bin Muhammad Top Hafidzohullah).
b. Ritz Carlton ditulis Rizt Calrton (Kalimat: KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO'IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL "RIZT CALRTON" JAKARTA)
c. "Yang di bawah itu, Hafidzohullah, itu juga salah. Hafidzohullah itu sebutan untuk orang lain. Masa dia (Noordin) menyebut dirinya Hafidzohullah. Itu sama saja dengan perkataan dari orang lain buat dia (Noordin). Yang artinya semoga Allah melindungi,"
======


Atas alasan ini saya cukup tenang, tetapi terbersit lagi pertanyaan dalam diri saya:
======
+ Untuk masalah kesalahan tulisan (point a dan b)
Menurut saya, tidak mungkin seorang Noordin M Top melakukan ini sendiri, dia memiliki "tim" dengan bagian2 yang bertanggung jawab pada bidangnya masing2, sehingga kemungkinan yang membuat blog ini adalah salah satu anak buahnya yang ditugasi untuk itu sehingga ada kemungkinan anak buahnya "bodoh" dan salah dalam menulis .

+ Untuk masalah kesalahan penyebutan: (point c)
Kesalahan penyebutan Hafidzohullah, dimungkinkan terjadi, karena memang bukan "dia" yang menulis ini, tetapi anak buah "dia", dan kita ketahui, kemungkinan anak buah "dia" cukup segan dan begitu menghormati "dia", makanya sampai ke bawa ketika menulis pernyataan ini (http://mediaislam-bushro.blogspot.com).
======

Kesimpulan saya saat ini...:
15% Percaya bahwa ini Blognya si "dia"
65% ini blog iseng aja...(Maen2)
20% Abstain...

1 comment:

  1. "UMAT ISLAM TIDAK AKAN "MEMPERMALUKAN" AGAMANYA SENDIRI..APAPUN DALIHNYA.."

    ReplyDelete