Kontradiksi di Indonesia


Kontradiksi di Indonesia, sekilas dari yang teringat sesaat sebelum menulis blog:
- Kaya Minyak tapi BBM mahal, katanya karena ga bisa mengolah.
- Bawang mahal, tapi ada Bawang 10 Kontainer dibakar, katanya karena tidak legal, bagaimana kalau beras mahal dan rakyat kelaparan.
- Impor Beras dan produk pertanian lain, tapi lahan sangat luas, katanya karena produksi rendah dan kebutuhan tidak mencukupi.
- Kalau Preman/mahasisa pukul/bunuh Polisi/TNI adalah kriminalitas biasa, tapi Kalau Polisi/TNI disebut melanggar HAM, katanya sudah sesuai undang-undang.
- Kalau orang fakir/miskin mencuri untuk makan, keadilan harus ditegakkan, tapi kalau koruptor penjaranya pun mewah plus fasilitas-fasilitas, bahkan gayus pun masih bisa beli rumah seharga 1 M.
- Pendidikan 9 Tahun wajib dan Gratis, tapi banyak anak tidak bersekolah.
- Kesehatan jaminan gratis untuk orang miskin, tetapi nyatanya hanya level penanganan puskesmas, katanya jaminan kesehatan hanya untuk jenis penyakit tertentu.
- Dana pembangunan sangat besar, tetapi IPM tetap rendah.
- ...., dll

ya..., Itulah keadaannya, sedih memang merasakannya, tetapi setelah mendapat salah satu hadits dibawah ini saya tenang, karena memang begitulah keadaan kita.
Pertama berjuanglah untuk diri sendiri, agar anak-anak kita tidak merasakan kegetiran karena pemimpin yang demikian.

Rasulullah saw bersabda:
Akan ada para pemimpin yang kalian kenal dan kalian ingkari. Siapa yang tidak menyukainya maka dia bebas dan barang siapa yang mengingkarinya maka dia selamat, akan tetapi (dosa dan hukuman) diberlakukan kepada orang yang yang ridha dan mengikuti para pemimpin itu. Para sahabat bertanya: apakah kami boleh memeranginya wahai rasulullah saw. Beliau menjawab: tidak boleh selama para pemimpin itu masih mengerjakan shalat.
(HR.Muslim)

No comments:

Post a Comment