Ketika Media Massa Sudah Menjadi Milik Partai Apakah Mereka Masih Obyektif?


Apabila pemilik media sudah menjadi bagian dari Partai Politik, akankah mereka masih biasa secara obyektif memberitakan berita?
Tentunya kita tahu, pengaruh media sangat besar dalam membentuk opini publik. Opini tersebut merupakan modal dasar untuk menggalang dukungan, dan sehingga sebuah kebenaran dapat tercipta karena opini publik. 
Lebih lanjut opini tersebut sangat tergantung pada jumlah pendukung terbanyak. Logikanya, suatu opini mayoritas dipastikan akan menang, karena di Indonesia keputusan terakhir dari suatu musyawarah atau pemilu adalah Pemungutan Suara Terbanyak.

Misalnya:
Didepan kita ada kertas yang secara nyata berwarna PUTIH, terdapat 10 orang yang diminta beropini terhadap warna kertas tersebut, dan hasilnya 8 orang mengatakan kertas tersebut berwarna “merah” dan 2 (dua) orang mengatakan kertas tersebut berwarna “putih”.
Dalam Hal ini, Fakta telah kalah, dan akhirnya kertas tersebut dinyatakan berwarna “Merah”

Atau masih ingtkah anda dengan Pencabutan Hak siar salah satu Televisi dalam memberitakan Kasus Meletusnya Gunung Merapi Yogyakarta?Karena TV tersebut dianggap telah menciptakan opini seolah-olah Meletusnya Gunung Merapi adalah sebuah peristiwa yang sangat mengerikan, dengan mengulang-ulang segmen iklan yang mengerikan tentang Meletusnya Gunung Merapi.
Faktanya, saya rasa tidak demikian (karena waktu itu saya berada di Yogyakarta).

Konsep tersebut dapat Untuk hal itulah iklan-komersial ditayangkan secara berulang-ulang. Iklan yang ditampilkan secar berulang-ulang akan berpengaruh besar terhadap daya tangkap otak kita, yang pada akhirnya kita akan membeli produk yang ditawarkan, atau minimal kita menyarankan kepada rekan/teman kita untuk membeli produk tersebut.

Misalnya:
Seorang anak akan minta dibelikan “produk” yang sering dilihatnya di Televisi.
Tentunya Iklan tersebut harus sesuai dengan waktu dan acara agar sesuai dan tepat sasaran, misalnya untuk iklan produk anak-anak akan ditampilkan pada acara anak/ misalnya pada acara film anak.

Begitu pula dengan iklan politik, tentunya ditayangkan ketika Acara Berita Aktual, dengan alasan mayoritas penonton berita adalah mereka yang akan mengikuti pemilu / usia pemilu.
Nah…, disinilah ketidak adilan dimulai, Iklan Politik tidak lagi dikemas dalam bentuk “Iklan Produk”, akan tetapi Dikemas sebagai “Acara Berita Aktual”, yang secara berulang memberitakan suatu masalah secara terus menerus dengan tidak Proporsional, tentunya Media Partai tidak akan menyiarkan keburukan partainya, walaupun menyiarkan tentunya dengan menggunakan sudut pandang positip, berharap penonton “memaklumi” kasus tersebut, dan minimal “penonton” menganggap itu hal kriminalitas biasa.

Terakhir, Meskipun Bapak SBY telah mengatakan:
"Berikan ruang yang cukup dan relatif adil bagi semua peserta pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilihan presiden,"
"Ingat, televisi, radio, koran, majalah, media online, dan bahkan social media itu milik rakyat, bukan hanya milik partai politik serta para calon anggota legislatif maupun para calon presiden semata,"
"Ikut pulalah memperkenalkan sosok, integritas dan kapasitas para calon agar rakyat tidak seperti memilih kucing dalam karung,"

Apakah media di daftar berikut bias obyektif dalam memberitakan seperti permintaan Bapak Presiden???



MEDIA
PEMILIK
AFILIASI PARTAI
TRANS TV
CT Corp (Chairul Tanjung)
Demokrat
TRANS 7
CT Corp (Chairul Tanjung)
Demokrat
Detik.com
CT Corp (Chairul Tanjung)
Demokrat
Jawa Pos
Multimedia Corp (JPMC)/ PT.Grafiti Pers (Dahlan Iskan)
Demokrat (?)
Rakyat Merdeka
PT.Grafiti Pers (Dahlan Iskan)
Demokrat (?)
SCTV
PT. Elang Mahkota (Keluarga Sariatmadja)
Demokrat (?)
INDOSIAR
PT. Elang Mahkota (Grup Salim)
Demokrat (?)
TVRI
Negara/Pemerintah
Demokrat (?)
TEMPO
PT Tempo Inti Media Harian (Gunawan Muhammad)
Demokrat (?)
TV One
Group Bakrie (Aburizal Bakrie)
Golkar
AVTV
Group Bakrie (Aburizal Bakrie)
Golkar
Jak-TV
Group Bakrie (Erick Thohir)
Golkar
Republika
Group Bakrie (Erick Thohir)
Golkar
Radio Parambos
Group Bakrie (Erick Thohir)
Golkar
Suara Karya
Group Bakrie (Aburizal Bakrie)
Golkar
Vivanews.com
Group Bakrie (Aburizal Bakrie)
Golkar
Metro TV
Media Group (Surya Paloh)
NasDem
RCTI
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
MNC TV
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
Global TV
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
Sindo TV
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
Top TV
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
Media Indonesia
Media Group (Surya Paloh)
NasDem
Seputar Indonesia
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
Trust
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
MNC Radio
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
MetroTv News
Media Group (Surya Paloh)
NasDem
Okezone.com
MNC Group (Hary Tanoesoedibjo)
NasDem
KOMPAS
PT Kompas Media Nusantara (Kel Kompas Gramedia)
?

Tentunya Anda sendiri yang mengamati, dan jadilah penonton yang cerdas dan jangan mudah terpengaruh oleh berita televisi. Nikamtilah berita di media secara proporsional, tidak berlebihan dan ingatlah selalu bahwa seluruh berita itu dimuat dengan satu tujuan tertentu, bukan murni berita atau fakta.

Bagi saya pribadi, Fakta di Media yang benar adalah yang saat ini kita sebut “Gossib-Selebritis/Artis”, walau namanya Gossip akan tetapi sampai sekarang saya tidak menemukan Gossib tersebut yang "tidak benar", semua berujung pada kebenaran, seperti Kasus Cut Tari – Luna Maya dan Ariel, bagaimana mereka dulu mengatakan berita itu sebagai Fitnah? dan Kasus-Kasus perselingkuhan artis yang akhirnya berujung perceraian, seiring waktu, hal tersebut benar adanya.

---

1 comment:

  1. SAYA ATAS NAMA: BPK SAMSUL 'TKI' DARI SINGAPURA

    =====================================
    DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI
    PERAMAL TOGEL, ATAU PESUNGIHAN UANG GOIB DAN LAIN2 NYA TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA
    KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA
    YANG DIBERIKAN 4D. BENAR2 TEMBUS 100% ALHAMDUHLILLAH
    DPT 225'JUTA DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN
    ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN
    ORANG YANG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU (MBAH KARYO)
    JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA
    HUBUNGI LANGSUNG (MBAH KARYO) DI NO_0823_0153_6999_ >>>KLIK PESUNGIHAN TANPA TUMBAL NYATA<<< SAYA
    SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA.
    INI KISAH NYATA SAYA
    =====================================
    thanks romnya sobat

    ReplyDelete