Mengapa Banyak Pom Bensin yang Nakal?

Informasi ini saya peroleh dari pemilik pom bensin yang "tidak nakal", beliau menceritakan bagaimana cara "menipu" konsumen dengan bermain di takaran (Meteran).

Mereka membayar orang/teknisi takaran untuk membuat agar seolah-olah di takaran keluar 1 liter, namun sebenarnya adalah 0,9L.

Atas dasar informasi itulah, saya mencoba menghitung, berikut hasil hitungan saya..
Khusus untuk pom bensin nakal ya…,
Asusmsi takaran 1 Liter diisi 0,9 Liter, artinya Meteran tetap menampilkan angka 1 liter, tetapi BBM yang keluar ke tangki kendaraan adalah 0,9L.
Alasan Mengapa Banyak Pom Bensin yang Nakal
Alasan Mengapa Banyak Pom Bensin yang Nakal (klik untuk perbesar)












* Margin keuntungan BBM per Liter adalah, untuk Pasti Pas Rp.200; dan Non Pasti Pas Rp.180. (Data Tahun 2013).
)* Keuntungan resmi dimaksud adalah keuntungan yang telah disepakati oleh Pemerintah dan Pengusaha.

Kira-kira sebagai pengusaha, yang "mungkin" modalnya kredit bank, Pilih Keuntungan yang mana?

  • Bandingkan, apabila per hari Pom Bensin menjual 2.500 Liter, keuntungan (kalau resmi - Pasti Pas) adalah Rp500.000 per Hari; ditambah keuntungan dari Menjual Solar 2.500Liter perhari sejumlah Rp.500.000.
  • Kalau tidak Resmi (Pasti Pas) Keuntungan 2.500L Bensin adalah Rp.2,575,000; 2.500L Solar Rp.1.875.000, totalnya sekitar Rp.5.000.000

Logikanya, Kalau keuntungan Rp.1.000,000 per hari, kapan balik modalnya? Modal mendirikan Pom Bensin di Kota Kecil diatas 7,5 Milyar (Tergantung harga Tanah). Perlu luas minimal 3.000 meter persegi, kalau harga tanah per meter 1.5Jt, sehingga harga tanah 4,5Milyar. Biaya bangunan pom + Izin + Mesin Takaran yang kurang lebih totalnya 3 M.

Kalau sehari 1jt, berarti sebulan 30jt, maka butuh 250 bulan untuk mendapatkan Rp.7.500.000.000 atau 21 tahun.

Sehingga hampir tidak mungkin, pemilik pom bensin berlaku jujur, kecuali tanah warisan/hibah.

Hemmm…
Lengkap sudah penderitaan, Sudah ditipu Pemerintah, ditipu lagi Pom Bensin

Untuk menguji Pom bensin yang Ga Nakal, berikut tipnya (telah saya praktekkan dengan mengisi "Solar").
  1. Isi penuh tangki kendaraan anda
  2. Setiap 100Km, isi penuh kembali, catat, butuh berap liter untuk penuhnya.
  3. Hari berikutnya, setelah 100Km, datang ke pom yang sama, isi penuh, dan catat berapa Liter untuk penuhnya
  4. Ulangi di Pom Bensin yang berbeda.
  5. Bedakan berapa liter untuk penuhnya yang rata-ratanya terkecil
  6. Silahkan mencoba.

No comments:

Post a Comment